Halsama juga bisa terjadi sebaliknya, yakni ketika istri terpaksa menghadapi perilaku suami yang buruk, seenaknya, dan kasar serta tidak berperasaan. Kesabaran adalah pilihan utama. Karena, sebagaimana dikutip Syekh Muhammad bin Umar An-Nawawi Al-Bantani, Rasulullah bersabda:
Berharapdan berdoalah agar suami tetap setia namun janganlah lupa kalau kesetiaan manusia itu terbatas dan tidak abadi. Kesetiaan manusia dapat berakhir, kesetiaan sahabat dapat berakhir, kesetiaan suami terhadap istri atau sebaliknya dapat berakhir, kesetiaan anak terhadap orang tua, bahkan kesetiaan orang tua terhadap anak juga bisa berubah.
Pasangansuami istri sesungguhnya tidak jauh berbeda satu sama lain. Ada kebutuhan umum yang dibawa oleh pria maupun wanita ke dalam pernikahan mereka. Mungkin kita menggunakan istilah yang berbeda, namun kebutuhannya setiap pernikahan relatif sama. Memahami kebutuhan adalah langkah pertama untuk menangani perselisihan dalam pernikahan.
Fast Money. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Perkenalkan saya adalah penulis dan pengelola fan page facebook "Unconditional Love to My Husband" Sebuah komunitas untuk para istri yang rindu memberikan cinta tanpa syarat untuk suami tercinta. Saya mengundang kompasioner khususnya para istri/ibu yang ingin berbagi tentang rahasia bagaimana mencintai suami dengan sepenuh hati di fan page facebook tesebut. Terima kasih sudah bergabung dan berbagi. Berikut adalah salah satu artikel yang sya tulis di fanpage facebook "Unconditional Love to My Husband" Para ibu, beberapa hari ini saya merenung, berpikir, dan berdoa tentang apa yang akan saya tulis di fan page ini mengenai perselingkuhan suami dalam berumah tangga. Saya melihat begitu kompleks permasalahan ini dan akibatnya sangatlah fatal dan membuat hidup menjadi pontang-panting karena luka-luka batin istri yang sulit disembuhkan. Perselingkuhan ini sering kali sampai pada perceraian dan menghancurkan mental dan masa depan anak-anak. Setelah merenungkan, saya sampai pada kesimpulan kalau topik mengenai perselingkuhan suami akan dibagi ke dalam beberapa bagian. Bagian pertama adalah mengenai, “Mengharapkan Kesetiaan Manusia, Engkau akan Kecewa”. Akan ada bagian lanjutan dari artikel ini seperti mengapa suami berselingkuh, bagaimana melanjutkan hidup setelah perselingkuhan, bagaimana menyembuhkan luka batin akibat perselingkuhan, dan lain-lain. Namun saya renungkan, topik yang pertama ini adalah yang terutama dan yang terpenting sebelum melanjutkan ke topik perselingkuhan berikutnya. Jadi artikel perselingkuhan bagian yang pertama ini akan saya beri judul, “Mengharapkan Kesetiaan Manusia, Engkau akan Kecewa”. Banyaknya kasus perselingkuhan suami yang marak terjadi di muka bumi namun setelah merenungkan akhirnya saya bisa melihat hal positif yang bisa ditarik. Ada pesan yang ingin disampaikan. Ternyata Kesetiaan manusia terbatas dan tidak sempurna. Kesetiaan ini berubah-ubah tergantung keadaan, suasana, dan apakah menguntungkan atau tidak. Suami yang setia pasti masih tetap ada walau sulit ditemukan. Manusia di muka bumi telah jatuh ke dalam dosa sehingga banyak sekali ditemukan suami yang berselingkuh dengan wanita yang mau diselingkuhi. Banyak orang menyebut diri baik hati, tetapi orang yang setia siapakah menemukannya? Kasih manusia perlu diuji dan sangat terbatas. Namun kasih Tuhan tidak terbatas dan sudah terbukti. Jika kita mengharapkan kesempurnaan atau kesetiaan manusia yang fana maka bersiap-siaplah untuk kecewa. Namun jika kita selalu berharap pada kesetiaan Tuhan Dia tidak akan mengecewakan kita. Sekalipun kita tidak setia kepada-NYA, Dia akan tetap setia kepada kita tanpa memandang status sosial kita. Kesetiaan manusia itu pasti masih ada walau terkadang sifatnya relatif. Semua istri menginginkan suami yang setia namun saat kesetiaan terkoyak dan jiwa sontak remuk redam janganlah kecewa berkepanjangan karena demikianlah kesetiaan yang ditawarkan oleh dunia ini sifatnya sementara dan hanya kasih dan kesetiaan Tuhanlah yang abadi dan tetap untuk selamanya. Semua peristiwa dalam hidup termasuk penderitaan pasti ada akhirnya. Pelajarilah dengan bijak dan ambillah hikmah dari permasalahan ini. Diselingkuhi itu memang sangat pahit rasanya namun jangan buru-buru memuntahkan rasa pahit itu karena tidak selamanya yang pahit itu racun. Terkadang yang pahit bisa menjadi obat bagi tubuh kita. Pahitnya kenyataan pasti ada hikmah dan manfaatnya dalam hidup kita. Coba renungkan, apakah Tuhan mengijinkan ini semua terjadi agar istri, suami, dan anak-anak semakin dekat kepada-NYA? Apakah Dia ingin kehidupan suami istri semakin harmonis ke depan? Untuk apa setiap hari suami manggut-manggut pada istri namun saat kematian menjelang, kita tidak menemukan kekekalan yang indah? Mungkin setelah melewati proses yang menyakitkan ini suami istri malah dijadikan orang-orang sebagai teladan keluarga yang rukun dan bahagia karena berhasil melewati badai rumah tangga. Saya juga saat berpacaran dulu pernah merasakan hal yang demikian sakit namun saya bisa menemukan banyak hikmahnya salah satunya adalah berusaha membuat fan page UNCONDITIONAL Love to My Husband dengan harapan fan page ini bisa membantu menghapus air mata para istri yang sedang mengalami kesusahan seperti saya dulu. Saat suami berjanji atas nama Tuhan akan terus bersama istri, mencintai apa adanya, menerima saat sakit atau sehat, dan menerima segala kekurangan istri mungkin kita sebagai istri mungkin akan merasakan bak bidadari yang paling beruntung saking sangat bahagianya. Aminkan janji itu dan berusahalah sekuat tenaga bersama-sama merawat cinta suci yang telah tumbuh di hati. Bersyukurlah jika suami sangat setia pada ikrar yang pernah diucapkan bersama. Berbahagialah atas masa-masa indah yang dilewati bersama karena kesetiaan suami itu memang ada dan bukan hanya mimpi. Namun jika suatu saat dia pergi meninggalkan dunia, maka tinggallah kita sendiri dan kesetiaan siapa lagi yang kita harapkan selain kesetiaan Tuhan kita? Tidak ada kesetiaan di bumi yang bisa melebihi kesetiaan-NYA pada kita. Berharap dan berdoalah agar suami tetap setia namun janganlah lupa kalau kesetiaan manusia itu terbatas dan tidak abadi. Kesetiaan manusia dapat berakhir, kesetiaan sahabat dapat berakhir, kesetiaan suami terhadap istri atau sebaliknya dapat berakhir, kesetiaan anak terhadap orang tua, bahkan kesetiaan orang tua terhadap anak juga bisa berubah. Meski tidak ada satu pun yang di dunia ini bisa setia, termasuk sang suami, berusahalah untuk setia kepada Tuhan-MU sampai akhir taatlah kepada-NYA sampai mati. Karena kesetiaanmulah yang akan menentukan kemana kehidupan kekal setelah kematian menjemput. Adakah para ibu yang ingin berbagi pengalaman tentang kesetiaan Tuhan yang tiada terbatas? Terima kasih sudah berbagi - Lihat Sosbud Selengkapnya
Kewajiban suami terhadap istri merupakan hal yang juga sangat penting untuk dibahas sebagaimana kita seringkali membahas mengenai kewajiban istri yang harus dipenuhi pada suami. Selama ini, nilai yang beredar di masyarakat memang lebih cenderung menuntut para istri untuk menaati perintah suami tanpa diimbangi dengan pemenuhan hak istri yang sebenarnya juga penting untuk dilakukan. Anggapan ini tentu sangat keliru dan tidak adil. Agama Islam sendiri mengajarkan kepada umatnya untuk selalu mengakui bahwa suami dan istri memiliki posisi yang sama dan setara di dalam sebuah pernikahan. Saat hak dan kewajiban masing-masing telah dipenuhi dengan baik, tentu akan tercipta kehidupan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah. Pernikahan juga akan terasa lebih bahagia dan tentram. Jika membahas mengenai kewajiban suami terhadap istri, kira-kira apa saja ya kewajiban suami yang harus dipenuhi menurut Agama Islam. Kewajiban Suami Terhadap Istri1. Memberikan Mahar2. Memberikan Nafkah yang Halal3. Menggauli Istri dengan Baik4. Menunjukkan Kasih Sayang yang Tulus5. Menghormati Istri6. Menghormati Keluarga Istri7. Menjaga Aib Istri8. Membimbing Istri9. Memaafkan Kesalahan Istri10. Tidak Pelit Terhadap Istri11. Menjadi Kepala Keluarga yang Baik12. Melayani Istri13. Memenuhi Keinginan Istri14. Tidak Curiga Terhadap Istri15. Menjaga Harta Istri16. Bertutur Kata yang Lembut Terhadap Istri17. Memberikan Janji yang Baik18. Bersikap Lapang Saat Sedang SendiriKategori Ilmu Berkaitan RelationshipArtikel Relationship Menurut Imam Al-Ghazali di dalam kitabnya yang berjudul Al-Adab fid Din dalam Majmu’ah Rasail, Imam Ghazali Kaira, Al-Maktabah At-Taufiqiyyah, halam 442 menjelaskan mengenai adab suami terhadap istrinya, yang berbunyi sebagai berikut “Adab suami terhadap Istri, yakni berinteraksi dengan baik, bertutur kata yang lembut, menunjukkan cinta kasih, bersikap lapang ketika sendiri, tidak terlalu sering mempersoalkan kesalahan, memaafkan jika istri berbuat salah. Kemudian juga menjaga harta istri, tidak banyak mendebat, mengeluarkan biaya untuk kebutuhan istri secara tidak bakhil pelit, memuliakan keluarga istri, senantiasa memberi janji yang baik, dan selalu bersemangat terhadap istri.” Di bawah ini adalah beberapa daftar kewajiban suami terhadap istri menurut Agama Islam yang harus dipenuhi, antara lain 1. Memberikan Mahar Perlu dipahami bahwa mahar bukan hanya sekadar syarat sah menikah saja. Tapi juga sebuah bentuk pemenuhan kewajiban suami terhadap istri untuk pertama kalinya, sekecil apapun nominalnya. Kewajiban untuk memberi mahar kepada istri ini sudah ada di dalam Al-Quran, yakni di dalam Surat An-Nisa yang artinya “Berikanlah maskawin kepada wanita yang kamu nikahi sebagai pemberian dengan penuh kerelaan.” 2. Memberikan Nafkah yang Halal Nafkah merupakan hak istri yang wajib dipenuhi oleh suaminya. Di dalam Islam, suami wajib memberikan dan mencukupi kebutuhan istri yang Ia peroleh dari pekerjaan yang halal dan baik. Perlu diingat bahwa di dalam rumah tangga, kelangsungan hidup istri dan juga anak-anak berada di pundak suami. Kewajiban memberi nafkah yang cukup yakni meliputi, pemenuhan kebutuhan pakaian atau sandang, makanan untuk sehari-hari, rumah atau tempat tinggal yang nyaman dan aman. 3. Menggauli Istri dengan Baik Selain pemenuhan nafkah secara lahir, istri juga berhak dipenuhi kebutuhan nafkah batinnya dan juga lahiriah atau seksualnya. Nafkah batin ini menjadi salah satu kewajiban suami yang wujudnya berupa hubungan suami istri yang bersifat mesra, intim, dan penuh dengan kasih sayang. Untuk kriteria hubungan intim yang baik menurut pandangan Agama Islam yaitu tidak ada unsur paksaan di dalamnya. Dimana kedua belah pihak sama-sama mau dan berlandaskan consent. Apabila istri menolak untuk melakukan hubungan suami istri dengan alasan yang rasional dan kuat, maka seharusnya suami bisa memahaminya dan tidak marah. 4. Menunjukkan Kasih Sayang yang Tulus Kewajiban suami terhadap istri selanjutnya adalah harus selalu menunjukkan kasih sayang kepadanya. Laki-laki tidak perlu selalu terlihat galak ataupun terkesan garang, sebagaimana istri juga tidak perlu selalu bersikap lemah lembut. Keduanya perlu menjalin komunikasi yang baik, termasuk juga menghindari berbicara dengan cara mengintimidasi dan seakan-akan memerintah satu sama lain. Sehingga, cobalah untuk sebisa mungkin menghindari berbicara dengan nada yang tinggi kepada istri. Terlebih sampai mengeluarkan kata-kata yang kasar dan menyakiti hati. Sikap penuh dengan kasih sayang ini merupakan salah satu tanda sayang yang akan membuat istri merasa sangat disayangi dan dicintai oleh sang suami. 5. Menghormati Istri Kewajiban suami terhadap istri yang harus dilakukan yaitu menghormati istri dalam kondisi apapun. Bentuk dari penghormatan suami kepada istri ini dapat dilakukan dengan berbagai macam cara. Misalnya saja dengan mendengarkan perkataan istri dengan baik, menghargai setiap pendapatnya, melaksanakan perintahnya, dan juga menjaga nama baik istri di depan keluarga serta orang lain. 6. Menghormati Keluarga Istri Seorang suami sudah sepatutnya tidak hanya berbuat baik kepada istrinya saja, tapi juga kepada keluarga dari pihak istri. Dengan menghormati keluarga dari pihak istri akan membuat pasangan merasa lebih tenang dan juga bahagia. Memuliakan keluarga pasangan dapat dilakukan dengan berbagai macam cara. Seperti halnya dengan rutin bersilaturahmi atau sekadar bertukar kabar, menjaga nama baik keluarga, mengirimkan makanan ataupun bingkisan kepada mereka, dan saling membantu ketika sedang kesusahan. 7. Menjaga Aib Istri Di dalam Agama Islam, suami istri bagaikan pakaian yang saling melengkapi satu sama lainnya. Oleh karena itu, salah satu kewajiban suami terhadap istri yaitu menjaga aibnya. Jadi, alangkah lebih baik untuk menghindari menceritakan kejelekan ataupun keburukan istri kepada orang lain, terlebih untuk beberapa hal yang sifatnya pribadi. Dengan menceritakan kesalahan ataupun kejelekan istri justru akan meningkatkan risiko munculnya masalah rumah tangga yang lebih rumit dan berisiko menyakiti perasaannya. Hal itu pastinya akan membuat istri merasa sedih dan kecewa. Jadi, para suami harus senantiasa menjaga marwah istri dengan cara menyimpan rapat aib istri rapat-rapat. Perlu diingat bahwa orang yang memiliki kedudukan paling buruk di hari kiamat adalah para suami yang gemar menceritakan keburukan istrinya sendiri. 8. Membimbing Istri Suami merupakan imam di dalam keluarga dan kewajiban suami terhadap istri yang paling utama adalah membimbing istri dan keluarga supaya selalu mematuhi perintah Allah SWT dan menjauhi segala larangannya. Membimbing keluarga ini tidak hanya dalam hal agama saja, namun juga tentang kehidupan sosial juga. Misalnya saja dengan memberikan pendidikan yang layak kepada anak-anak, mengizinkan istrinya untuk tetap belajar berbagai hal baik, dan mengajarkan ilmu-ilmu agama yang baik kepada keluarga Hal ini dijelaskan dalam surah At-Tahriim, ayat 6, yakni Artinya “Wahai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan anakmu dan istrimu dari api neraka, yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya adalah malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka. Dan mereka selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” QS. At-Tahriim 6. 9. Memaafkan Kesalahan Istri Saling memaafkan merupakan sebuah hal yang sangat diwajibkan oleh Agama Islam. Begitu juga dalam konteks kehidupan berumah tangga. Dimana suami seharusnya memaafkan segala kesalahan istri dengan lapang dada dan begitupun sebaliknya, istri juga harus selalu memaafkan kesalahan suami. Memaafkan akan menjauhkan hubungan suami istri dari perasaan dendam yang dapat mengakibatkan keretakan dalam rumah tangga. Selain itu, baik suami ataupun istri harus mengimbanginya dengan komunikasi yang baik. Supaya masing-masing pihak tidak akan mengulangi kesalahan yang sama di kemudian hari. 10. Tidak Pelit Terhadap Istri Sangat disayangkan bahwa masih banyak suami yang bersikap seenaknya terhadap istrinya, memberikan jatah nafkah yang terbatas dan seringkali tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Jadi, untuk para suami, yuk selalu penuhi kewajiban untuk memenuhi semua kebutuhan istri dengan baik. Jangan perhitungan jika ingin memberikan nafkah kepada istri untuk kebutuhan rumah tangga. Toh semuanya juga untuk keluarga bukan? Kondisi ekonomi rumah tangga yang baik dan lancar juga menjadi salah satu kunci ketentraman pernikahan. 11. Menjadi Kepala Keluarga yang Baik Seorang suami merupakan seorang imam. Sehingga memiliki kewajiban untuk menjadi pemimpin rumah tangga yang baik. Caranya yaitu dengan memberikan contoh yang baik kepada istri dan anak-anak, memenuhi semua kebutuhan keluarga dengan baik. Akan tetapi, hal tersebut tidak boleh menjadi pembenaran untuk suami dalam bersikap dominan di dalam keluarga. Perlu diingat bahwa kehidupan rumah tangga harus dilandasi dengan konsep “saling”. Baik itu suami ataupun istri memiliki kedudukan yang sama. Oleh karena itu, pasangan suami istri harus saling membantu. Allah SWT memandang laki-laki sebagai pelindung keluarga yang dinyatakan dalam Alquran surat An-Nisa, ayat 34 Artinya “Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka laki-laki atas sebahagian yang lain wanita, dan karena mereka laki-laki telah menafkahkan sebagian dari harta mereka.” Surat An-Nisa’ ayat 34. 12. Melayani Istri Tidak hanya istri saja yang memiliki kewajiban untuk patuh kepada suami. Namun suami juga memiliki kewajiban yang sama yakni melayani istri dengan baik. Cobalah untuk selalu mendengarkan perkataan istri, tanyakan juga apakah istri memerlukan bantuan. Akan lebih baik lagi jika suami memiliki inisiatif sendiri untuk mengerjakan berbagai pekerjaan rumah tangga tanpa perlu disuruh. Hal-hal kecil seperti itulah yang pasti akan membuat istri merasa bahagia dan merasa sangat dicintai oleh suaminya. 13. Memenuhi Keinginan Istri Kewajiban suami terhadap istri selanjutnya adalah memenuhi semua keinginan istri. Selama keinginan istri tidak membebani suami atau bertentangan dengan ajaran agama, maka suami diwajibkan untuk memenuhinya dengan baik dan ikhlas. 14. Tidak Curiga Terhadap Istri Rasa saling percaya merupakan sebuah pondasi yang sangat penting dalam kehidupan berumah tangga. Rumah tangga akan awet dan langgeng jika pasangan suami istri saling percaya satu sama lain dan menghargai tanpa adanya rasa curiga ataupun rasa cemburu yang berlebihan. Rasulullah sendiri juga menganjurkan para suami untuk jangan menaruh rasa curiga terhadap istrinya sendiri. Jadi, mulai sekarang berhentilah untuk mencari kesalahan istri. Memiliki kebiasaan untuk mengecek ponsel ataupun media sosial pasangan hanya karena ingin tahu juga termasuk ke dalam bentuk rasa curiga yang berlebihan. Maka dari itu, yuk kurangi hal tersebut mulai sekarang. 15. Menjaga Harta Istri Menjaga harta istri adalah salah satu kewajiban suami terhadap istri yang harus dilakukan. Adapun arti dari pernyataan ini adalah suami tidak mengklaim harta istri sebagai milik sendiri dan memakainya dengan sesuka hati. Pastinya suami boleh menggunakan harta istri atau uang memiliki istri selama hal tersebut dilakukan dengan sepengetahuan istri dan izin darinya. Kedaulatan perempuan atas kepemilikan harta ini sudah tertuang dengan jelas dalam perintah Al-Quran yang ada di dalam Surat An-Nisa’ ayat 4 mengenai kewajiban pemberian mahar oleh seorang suami kepada istrinya. Artinya “Berikanlah maskawin mahar kepada wanita yang kamu nikahi sebagai pemberian dengan penuh kerelaan. Kemudian jika mereka menyerahkan kepada kamu sebagian dari maskawin itu dengan senang hati, Maka makanlah ambillah pemberian itu sebagai makanan yang sedap lagi baik akibatnya.” Surat An-Nisa’ ayat 4. 16. Bertutur Kata yang Lembut Terhadap Istri Hal ini dimaksudkan supaya suami selalu bertutur kata yang lembut dan santun terhadap istrinya. Walaupun seorang suami berperan sebagai kepala keluarga, namun tidak selayaknya Ia mengambil jarak dengan istrinya. Berkomunikasi dengan cara yang baik dan lembut akan membuat hubungan suami istri menjadi semakin harmonis. Sebagaimana dijelaskan dalam ayat Fa bimaa rohmatim minallahi lingta lahum, walau kunta fazhzhon gholiizhol-qolbi langfadhdhuu min haulika fa’fu an-hum wastaghfir lahum wa syaawir-hum fil-amr, fa izaa azamta fa tawakkal alalloh, innalloha yuhibbul-mutawakkiliin. Artinya “Maka berkat rahmat Allah engkau Muhammad berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekitarmu. Karena itu maafkanlah mereka dan mohonkanlah ampun untuk mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sungguh, Allah mencintai orang yang bertawakal.” QS. Ali Imran 159. 17. Memberikan Janji yang Baik Kewajiban suami terhadap istri selanjutnya adalah memberikan janji yang baik. Ini artinya, suami harus senantiasa membiasakan hal baik, agar hubungan antara suami istri menjadi semakin harmonis. Hal tersebut tentu akan berdampak baik untuk kesejahteraan rumah tangga. 18. Bersikap Lapang Saat Sedang Sendiri Para suami seharusnya memiliki kemandirian, sehingga ketika sang istri sedang tidak ada bersamanya, maka Ia harus bisa melayani dirinya sendiri dengan baik tanpa perlu mengeluh. Demikian penjelasan mengenai kewajiban suami terhadap istri yang harus dipenuhi dan dipahami. Hal ini bertujuan agar hubungan rumah tangga selalu terjalin dengan baik dan bisa membawa suami istri ke dalam kehidupan yang damai dan dekat dengan Allah SWT. ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah." Custom log Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda Tersedia dalam platform Android dan IOS Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis Laporan statistik lengkap Aplikasi aman, praktis, dan efisien
kesabaran suami terhadap istri